Sebelum Anda memutuskan untuk menjual emas, ada satu hal mendasar yang perlu dipahami: kadar emas. Kadar emas menentukan berapa persen kandungan emas murni dalam perhiasan atau batangan Anda — dan ini langsung memengaruhi harga yang akan Anda terima.
Kadar emas menyatakan kemurnian emas dalam suatu produk. Emas murni 100% disebut 24 Karat (24K). Dalam praktiknya, emas murni terlalu lunak untuk dibentuk menjadi perhiasan, sehingga dicampur dengan logam lain (tembaga, perak, atau nikel) untuk menambah kekuatan.
Cara membaca kadar:
Di Indonesia, perhiasan yang umum beredar adalah 22K dan 18K. Emas batangan investasi (Antam, UBS) umumnya 24K.
Rumus sederhana:
Nilai emas = Berat (gram) × Kemurnian (%) × Harga emas 24K per gram
Contoh:
Angka ini adalah nilai emas murni dalam perhiasan Anda. Harga buyback aktual mungkin sedikit berbeda tergantung kondisi, kadar hasil uji aktual, dan pasar.
Emas 24K (batangan) memberikan nilai tertinggi per gram karena kemurniannya paling tinggi. Tidak ada kandungan logam lain yang “membuang” berat.
Emas 22K dan 18K (perhiasan) nilainya lebih rendah per gram karena kandungan emasnya lebih sedikit. Namun perhiasan sering memiliki berat total yang lebih besar, sehingga total nilainya tetap signifikan.
Faktor lain yang memengaruhi nilai:
Beberapa cara untuk mengecek kadar:
Di Sentra Emas Bali, semua pengujian dilakukan langsung di hadapan Anda — transparan dan tanpa rekayasa. Tidak perlu khawatir soal perbedaan antara kadar yang tertera dan hasil uji aktual.
Ingin tahu berapa nilai emas Anda berdasarkan kadar dan beratnya? Hubungi kami — kami bantu hitung estimasinya secara gratis.
Layanan tersedia di Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan, dan seluruh Bali.